Bola Gila – Arkadiusz Milik masih memiliki penggemar meski tidak bermain sama sekali musim ini untuk Napoli, dengan pemain internasional Polandia itu dikejar oleh klub terbaik Liga Premier, klaim agennya Fabrizio De Vecchi.

Striker berusia 26 tahun Arkadiusz Milik telah berselisih dengan klubnya Napoli karena keengganan untuk memperpanjang kontraknya di klub, meninggalkan namanya dibekukan dari skuad Gennaro Gattuso sepanjang leg pertama musim 2020/2021, dengan kontraknya akan berakhir pada musim panas 2021.

Sebenarnya Napoli ingin bisa menjual bomber Polandia dengan 56 caps dan 15 gol pada bursa transfer musim dingin ini, namun mereka menjual strikernya seharga 259 miliar rupiah padahal kontraknya hanya tersisa enam bulan, harga yang membuat banyak klub memikirkannya. lebih baik menunggu sampai musim panas mendatang. saat kontrak sang pemain di San Paolo berakhir.

Meski tidak bermain sama sekali musim ini, eks bomber Ajax Amsterdam ini tetap diminati klub-klub elit Eropa, dengan agennya Fabrizio De Vecchi mengatakan, “Klub terbaik di Premier League, Atletico Madrid dan Marseille tertarik untuk bergabung. Milik. Tentu saja, tidak ada tim yang menawarkan apa yang diminta Napoli. "

Tidak diketahui siapa klub terbaik di Liga Premier, tetapi duo klub Liga Premier Tottenham Hotspur dan Everton telah dikaitkan dengan minat pada Arkadiusz Milik, ketika Jose Mourinho ingin mendatangkan striker menantang Harry Kane dan Carlo Ancelotti yang ingin bersatu kembali. dengan mantan pemainnya di Napoli.

Sementara itu, penyerang berusia 26 tahun itu sebetulnya sudah hampir hijrah ke AS Roma atau Juventus selama musim panas 2020, namun transfer tersebut akhirnya batal karena alasan yang belum diungkap. Fabrizio De Vecchi melanjutkan, "Roma dan Juve juga hampir mengontraknya selama musim panas."

“Sangat disayangkan karena berbagai alasan, dan dalam beberapa kasus masih sulit dipahami, negosiasi belum berhasil. Tapi ini sering terjadi dalam sepakbola. Bisakah kedua klub kembali ke Milik? Saya tidak menutup kemungkinan, tapi saya tidak bisa menjadi orang yang mengatakannya. "